BIMTEK KEPEGAWAIAN – 65 ASN Kemendagri Disanksi Selama 2015-2018, Ada Sekda Diturunkan 3 Jenjang

65 ASN Kemendagri Disanksi Selama 2015-2018, Ada Sekda Diturunkan 3 JenjangFoto: Kemendagri paparkan capaian kerja dari tahun 2015 hingga 2018 (Ari Saputra-detikcom).

Bimtek Kepegawaian – Sebanyak 65 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disanksi berat hingga ringan selama periode 2015 hingga 2018. Di antara ASN yang disanksi merupakan sekretaris daerah provinsi karena kedapatan menerima gratifikasi. “Kaitannya pula dengan penjatuhan hukuman disiplin terhadap PNS untuk lingkungan Kementerian Dalam Negeri, di tahun 2015 dijatuhkan hukuman kepada 10 orang, dengan hukuman berat sebanyak 7 orang, kemudian sedang dengan penurunan pangkat setingkat lebih rendah ini 3 orang. 2016 ini 13 orang, pelaksanaan hukuman berat ini keseluruhannya 13 orang. Jadi pada tahun 2016 13 orang dijatuhi hukuman berat,” ujar Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018). Hadi memaparkan beberapa capaian Kemendagri dari tahun 2015 hingga 2018.

“Kemudian tahun 2017 dijatuhi hukuman kepada 22 orang ASN, di mana berat ada sebanyak 15 orang, dan sedang 7 orang. Kemudian 2018, tahun ini untuk hukuman berat di lingkungan Kemendagri ada 5 orang, sedang ada 2 orang, ringan ada 12 orang. Sehingga kumulatif dari 2015 hingga 2018 untuk lingkungan Kementerian Dalam Negeri di dalam penegakan disiplin ASN telah dijatuhi hukuman berat maupun ringan sebanyak 65 orang,” imbuhnya. Menurut Hadi, hukuman berat untuk ASN adalah dicopot dari jabatannya, pemberhentian tidak dengan hormat, atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan ASN. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tjahjo Kumolo mengungkapkan, salah satu pejabat Kemendagri yang menerima sanksi adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi yang menerima gratifikasi. “Jadi 65 pejabat di Kemendagri itu 1 sekda provinsi, karena kami dapat limpahan dari KPK, dia menerima gratifikasi, tapi diminta Kemendagri yang memberikan sanksi. Sudah kita berikan sanksi penurunan pangkat 3 jenjang kita turunkan. Dan dengan peringatan keras kalau sekali lagi bisa diberhentikan,” tegas Tjahjo.

Bimtek Kepegawaian – Kemendagri juga memaparkan capaian kerja lainnya selama periode 2015 hingga 2018, Salah satunya adalah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk penyerapan anggaran. Hadi memaparkan penyerapan anggaran Kemendagri sebesar 63.09 persen untuk tahun 2015, 75.78 persen untuk tahun 2016, dan 82.77 persen untuk tahun 2017. “Di tahun 2018 realisasinya meningkat, jadi dari 2015, 2016, 2017 realisasinya selalu meningkat. Di tahun 2018 pada saat hari ini telah dapat terserap kurang lebih 91,42 persen dan prediksi secara riil, konkret, di akhir tahun anggaran akan mencapai 94 persen lebih,” ujar Hadi. “Kemudian terkait dengan opini yang diperoleh oleh Kementerian Dalam Negeri dalam rangka penatausahaan keuangan negara, 2015 mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), 2016 juga WTP, dan 2017 juga WTP,” imbuhnya.

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme pejabat pemerintah daerah, maka Pusat Kajian Keuangan dan Pemerintahan Daerah ( PKK-PEMDA ), menyampaikan berita seputar Pemda yang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis atau lainnya –  BIMTEK KEPEGAWAIAN – Sebanyak 65 ASN Kemendagri Disanksi Selama 2015-2018, Ada Sekda Diturunkan 3 Jenjang, dan kami menyelenggarakan Bimtek dengan Narasumber yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, dari Badan Kepegawaian Negara, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Lembaga Administrasi Negara, Kementerian Keuangan, BAPPENAS, BPK RI, BPKP Pusat, Kementerian Dalam Negeri  dan IPDN serta dari UNIVERSITAS, yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Keuangan dan Pemerintahan Daerah.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan untuk acara bimbingan teknis, pendidikan dan pelatihan maupun sosialisasi program serta undang-undang pemerintah di Bidang Kepegawaian, Pemerintahan dan Keuangan.

Atas perhatiannya PKK-PEMDA mengucapkan terimakasih.

Jadwal Bimtek Nasional

Januari Februari Maret
Selasa – Rabu Jumat – Sabtu Selasa – Rabu
01 – 02  Jan  2019 01 – 02  Feb  2019 01 – 02  Mar  2019
Jumat – Sabtu Selasa – Rabu Jumat – Sabtu
04 – 05  Jan  2019 05 – 06  Feb  2019 04 – 05  Mar  2019
Selasa – Rabu Jumat – Sabtu Selasa – Rabu
08 – 09  Jan  2019 08 – 09  Feb  2019 08 – 09  Mar  2019
Jumat – Sabtu Selasa – Rabu Jumat – Sabtu
13 – 14    Nov  2018 12 – 13  Feb  2019 11 – 12  Mar  2019
Selasa – Rabu Jumat – Sabtu Selasa – Rabu
15 – 16  Jan  2019 15 – 16  Feb  2019 15 – 16  Mar  2019
Jumat – Sabtu Selasa – Rabu Jumat – Sabtu
18 – 19  Jan  2019 19 – 20  Feb  2019 18 – 19  Mar  2019
Selasa – Rabu Jumat – Sabtu Selasa – Rabu
22 – 23  Jan  2019 22 – 23  Feb  2019 22 – 23  Mar  2019
Jumat – Sabtu Selasa – Rabu Jumat – Sabtu
25 – 26  Jan  2019 26– 27  Feb  2019 25 – 26  Mar  2019
Selasa – Rabu Selasa – Rabu
29 – 30  Jan  2019 29 – 30  Mar  2019
TEMPAT PENYELENGGARAAN BIMTEK
N0  HOTEL KOTA
1 OASIS AMIR JAKARTA
2 IBIS TRANS STUDIO BANDUNG
3 EDEN KUTA BALI
4 ABADI JOGJA YOGYAKARTA
5 NAGOYA PLASA BATAM
6 GOLDEN PALACE LOMBOK
7 IBIS CITY CENTER MAKASSAR
8 TUNJUNGAN PLAZA SURABAYA
9 ARIA GAJAYANA MALANG

 

Informasi :

Konfirmasi /Pendaftaran dapat menghubungi Contact Person, 3 hari sebelum pelaksanaan pelatihan
Biaya Kontribusi untuk satu pelaksanaan Pelatihan sebesar Rp. 4.500.000,- (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Biaya yang tercantum sudah termasuk : penginapan selama 4 hari 3 malam, modul, tas, materi/makalah, FD materi, sertifikat dan konsumsi/coffee break selama pelatihan berlangsung

Kami melayani permintaan kegiatan di luar daerah dengan waktu/tempat dan materi yang disesuaikan berdasarkan permintaan (minimal 7 orang peserta).

Konfirmasi Pendaftaran :

  1. Tlp/Fax : 021 352 4355
  2. HP/WA : Faisal : 0813 357 44 271
  3. HP/WA : Fitri : 0852 8965 3299
  4. Email : pusdiklat.kemdagri@gmail.com

Pusdiklat Kemendagri